fbpx

Baca mengenai pemangku kepentingan, bisnis dan komunitas kami

Beranda 9 Perusahaan 9 Aboitiz Foods dan LGU Iligan Bermitra untuk Mendukung Petani Jagung dengan Fasilitas Pengeringan Baru

Bagikan:

Aboitiz Foods dan LGU Iligan Bermitra untuk Mendukung Petani Jagung dengan Fasilitas Pengeringan Baru

8 Juli 2025

Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan pertanian lokal, Pilmico, anak perusahaan makanan dan agribisnis dari Aboitiz Foods, dan Aboitiz Foundation Inc. telah bermitra dengan Pemerintah Kota Iligan untuk meningkatkan rantai nilai jagung lokal dengan meningkatkan infrastruktur pascapanen untuk petani jagung kuning di wilayah tersebut.

Memungkinkan Panen yang Lebih Baik dengan Infrastruktur Pascapanen

Inti dari proyek ini adalah pembangunan fasilitas pengering jagung senilai 1,5 juta dolar AS yang secara langsung akan bermanfaat bagi para petani jagung di daerah pedalaman di Mandulog, Digkilaan, Rogongon, Dulag, Hindang, Kabacsanan, Bunawan, dan Mainit. Dengan mengurangi kadar air jagung, fasilitas ini akan membantu mencegah pembusukan, memungkinkan penyimpanan yang lebih aman, dan mendukung panen yang lebih awal dan lebih efisien-yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas dan daya jual.

Para petani ini, yang kini terorganisir di bawah Koperasi Pertanian Iligan yang baru dibentuk, tidak hanya akan menerima infrastruktur penting tetapi juga akses yang lebih baik kepada pembeli, layanan, dan peluang jangka panjang untuk pertumbuhan mata pencaharian.

"Kemitraan ini merupakan bukti dari apa yang dapat dicapai ketika pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat bersatu dengan tujuan yang sama-untuk mengangkat petani kita dan memperkuat rantai nilai pertanian," ujar Engr. Alexis Revantad, Wakil Presiden Operasional Pilmico."Bersama-sama, kami bekerja untuk memberi makan pertumbuhan Asia secara berkelanjutan, mulai dari pabrik hingga menjadi makanan."

Proyek Sutra: Sebuah Gerakan yang Terus Berkembang

Inisiatif ini merupakan bagian dari Project Silk, program agribisnis inklusif Pilmico yang diluncurkan pada tahun 2017 di Bukidnon. Awalnya dirancang sebagai program pembelian kembali jagung kuning, Project Silk telah berkembang menjadi model holistik yang mendukung petani lokal melalui pengadaan yang inklusif, pengembangan kemampuan, dan dukungan mata pencaharian jangka panjang.

Diluncurkan pada tahun 2017 di Bukidnon, Project Silk diciptakan untuk mendukung petani jagung dalam meningkatkan mata pencaharian mereka melalui pembentukan kemitraan jangka panjang yang inklusif yang berfokus pada kewirausahaan dan akses pasar. Sejak awal, program ini telah diperluas hingga mencakup Lanao del Norte dan Misamis Oriental.

Dengan penambahan fasilitas pascapanen ini, program ini telah berkembang menjadi sistem pendukung yang komprehensif bagi para petani, yang mencakup produksi, kewirausahaan, jaminan kualitas, dan integrasi pasar, sambil terus memperluas jangkauan dan dampaknya di seluruh Mindanao.

"Dengan sumber daya pemerintah yang terbatas, kemitraan seperti ini dengan Pilmico membuat perbedaan besar," kata Hon. Frederick W. Siao, Walikota Iligan. "Proyek ini mungkin dimulai dari hal yang kecil, namun dengan kesuksesan dan dukungan yang berkelanjutan, proyek ini memiliki potensi untuk berkembang menjadi sesuatu yang transformatif bagi para petani kami. Bersama-sama, kita menciptakan peluang, membangun pasar, dan membuka jalan bagi masa depan pertanian yang lebih kuat di Kota Iligan."

Pertanyaan yang Sering Diajukan:

What is Project SIlk?
Project Silk is a program Pilmico launched in 2017 in Bukidnon. It aims to empower yellow corn farmers through inclusive sourcing, capability-building, and long-term livelihood support.

What is the Project Silk Iligan Post-Harvest Support?
Project Silk Iligan Post-Harvest Support is a Yellow Corn Agri-entrepreneurship initiative launched by Pilmico, the food and agribusiness subsidiary of Aboitiz Foods, in partnership with the Iligan City Government. Its primary goal is to provide vital infrastructure and support for yellow corn farmers in the region.

What is the importance of the corn dryer facility?
The corn dryer facility will improve corn quality by reducing moisture, allowing for safe storage, preventing spoilage, and enabling earlier, more efficient harvests.

Who will directly benefit from this facility?
Farmers from the hinterland barangays of Mandulog, Digkilaan, Rogongon, Dulag, Hindang, Kabacsanan, Bunawan, and Mainit will benefit directly. They’ve recently formed the Iligan Agriculture Cooperative.

Who are the key partners in this initiative?
The key partners are Pilmico Foods Corporation (an Aboitiz Foods company), Aboitiz Foundation Inc., and the Iligan City Government.