fbpx

Baca mengenai pemangku kepentingan, bisnis dan komunitas kami

Beranda 9 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan 9 Pilmico mengucapkan selamat kepada para lulusan pertama Pusat Inovasi Bisnis Sendok Kayu
#

Bagikan:

Pilmico mengucapkan selamat kepada para lulusan pertama Pusat Inovasi Bisnis Sendok Kayu

17 Agustus 2019

Para calon wirausahawan yang memiliki hasrat untuk membuat kue telah diberikan permulaan dengan dukungan dari Pilmico dan Otoritas Pendidikan Teknis dan Pengembangan Keterampilan Pusat Wanita (TESDA-Pusat Wanita) melalui Pelatihan Produksi Roti dan Kue di Pusat Inovasi Bisnis Sendok Kayu di Kompleks TESDA. Sejak diresmikan pada akhir Desember tahun lalu, fasilitas ini telah meluluskan 50 lulusan pertamanya dan mendapatkan sertifikasi dari TESDA pada tanggal 5 Juli 2019.

"Ini hanyalah awal dari babak baru dalam hidup Anda, babak baru yang menarik yang memberikan peluang baru untuk berkembang. Peluang untuk memanfaatkan keterampilan dan kompetensi yang Anda semua pelajari di TESDA yang membawa perubahan positif dalam hidup Anda, keluarga Anda, dan negara... [Hal ini] ditambah dengan pola pikir yang tepat dan mitra seperti Pilmico adalah bahan untuk membantu Anda mengambil tindakan yang tepat untuk membuat semuanya bergerak, "kata Joeben Gamatero, Wakil Presiden Merek & Pemasaran Pilmico, dalam pidatonya pada acara tersebut. 

Bergabung dengan para peserta lokakarya sertifikasi TESDA lainnya, *sejumlah* siswa merayakan selesainya pelatihan mereka dengan senyum lebar dan harapan yang besar untuk masa depan. 

"Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan, tapi semangat saya untuk belajar sangat besar. Pemula memang sulit, tetapi setelah mengikuti program ini, saya menyadari bahwa saya akan memiliki bisnis maging di masa depan," ujar Ellen, salah satu lulusan terbaru dari Pusat Inovasi Bisnis Sendok Kayu.

Dilengkapi dengan pengetahuan baru tentang pembuatan kue dan kewirausahaan, para peserta pelatihan TESDA yang baru disertifikasi didorong untuk terlibat dalam pembelajaran lebih lanjut. Mitra pemerintah Pilmico, TESDA dan DTI Go Negosyo, menyiapkan kursus berjenjang tentang kewirausahaan untuk mengembangkan pola pikir bisnis para peserta. Kursus-kursus ini termasuk dalam kerangka kerja 7M yang bertujuan untuk memberikan fokus pada hal-hal berikut: pola pikir, penguasaan, bimbingan, uang, mesin, pasar, dan model. Hal ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan mengembangkan UMKM di industri roti dan kue di masa depan.

Berkomitmen untuk menjadi Mitra untuk Pertumbuhan, Pilmico, bersama dengan TESDA Women's Center, terus mencari cara untuk memberikan kesempatan kepada para peserta program pelatihan, saran industri, dan pengetahuan bisnis untuk mengamankan masa depan mereka sebagai pengusaha roti. 

Sebuah proyek bersama antara anak perusahaan Aboitiz di bidang makanan, Pilmico, dan Technical Education and Skills Development Authority (TESDA) Women's Center, fasilitas Wooden Spoon Business Innovation memberikan kesempatan bagi para wanita dan calon pemilik bisnis untuk memulai bisnis roti mereka sendiri. Para peserta yang berminat akan diseleksi oleh pelatih TESDA yang terakreditasi untuk menentukan kelayakan mereka.

Pada bulan April, kelompok pertama dari pendaftar NCII Produksi Roti dan Kue menyelesaikan program sertifikasi mereka. Pembuat roti otodidak dan pengusaha online, Pherlie, memutuskan untuk mengikuti program pelatihan Wooden Spoon NCII untuk mendapatkan lebih banyak pemahaman dalam aspek teknis pembuatan roti dan secara keseluruhan, meningkatkan cara berbisnisnya.

"Meskipun sudah tahu sedikit tentang memanggang, tetap saja berbeda jika diajarkan langkah demi langkah. Ini sangat membantu karena sebelumnya saya hanya belajar di YouTube, jadi terima kasih banyak untuk program ini," ujarnya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

What makes the Wooden Spoon a more effective training model than conventional classroom baking courses?
The Wooden Spoon’s design mimics an actual business production environment rather than a school laboratory. The facility is equipped with commercial-grade equipment, and the inclusion of Cafe Juana — a functioning cafe within the compound run by trainees — allows learners to practice real-world customer interaction, product pricing, and sales before operating independently. This experiential dimension closes the gap between technical skill and business readiness that most vocational training programs leave open.

Who are the first graduates of the Wooden Spoon Business Innovation Center and when did they complete training?
The first batch of Bread and Pastry Production NC II enrollees at the Wooden Spoon completed their certification program in April 2019. On July 5, 2019, 50 graduates from this and subsequent batches formally marched and received their TESDA certifications at a graduation ceremony. These graduates came from diverse backgrounds — from complete beginners entering baking for the first time to experienced self-taught bakers and online entrepreneurs seeking to formalize and professionalize their existing skills.

What does completing the Wooden Spoon NC II program actually qualify graduates to do?
The NC II certification in Bread and Pastry Production is a nationally recognized TESDA qualification that certifies the holder’s competency in professional baking and pastry production. Beyond the technical credential, the Wooden Spoon program also incorporates entrepreneurial mindset sessions, business registration guidance, and costing training — giving graduates both the craft skill and the foundational business knowledge needed to operate their own bakery enterprise. The Cafe Juana within the facility allows trainees to practice real business operation before graduation.

What is the 7M’s framework and how does it prepare graduates for business ownership?
The 7M’s is an entrepreneurship ladder developed through the partnership between TESDA, DTI Go Negosyo, and Pilmico that aspiring baker entrepreneurs are encouraged to continue after graduation. The framework addresses seven dimensions of business development: Mindset, Mastery, Mentorship, Money, Machine, Market, and Models. By scaffolding business competency development across these seven areas through ladderized courses, it aims to take graduates from newly certified bakers to viable, sustainable MSME operators in the bread and pastry industry.

How does the graduate experience of Ellen illustrate the program’s impact?
Ellen, a recently retired beginner baker, enrolled in the program with no commercial baking experience and a purely educational motivation. By the end of the program, her perspective had shifted — she began to see bakery not just as a skill but as a viable future business. Her testimony captures the Wooden Spoon’s most important non-technical outcome: the transformation of aspiration into confidence. Graduates leave not just certified but believing in the commercial possibility of what they have learned.

Tags:

Bagikan: