Pilmico Foods Corporation, anak perusahaan makanan dari Aboitiz Equity Ventures Inc, baru-baru ini telah menandatangani perjanjian dengan Departemen Perdagangan dan Industri (DTI) dalam upaya bersama untuk memperjuangkan pertanian di pekarangan rumah dan mata pencaharian yang berkelanjutan di negara ini.
Kemitraan ini didasarkan pada program advokasi unggulan Pilmico, Mahalin Pagkaing Atin, sebuah program yang bertujuan untuk mempromosikan mata pencaharian yang berkelanjutan melalui produk lokal dan menanamkan pola pikir "kebanggaan produk, kebanggaantempat" baik bagi para petani maupun konsumen lokal.
Pada hari Jumat, 9 Maret 2018, CEO Pilmico Sabin Aboitiz dan Sekretaris DTI Ramon Lopez menandatangani Nota Kesepakatan (MoA) yang menetapkan Pilmico sebagai Mitra Industri DTI dalam implementasi Undang-Undang Go Negosyo yang bertujuan untuk mengintensifkan promosi kewirausahaan di negara ini dan lebih jauh lagi meningkatkan bantuan DTI kepada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Berdasarkan perjanjian tersebut, DTI akan melibatkan Pilmico dalam semua acara Mahalin Pagkaing Atin melalui penyediaan & akses ke pengusaha lokal yang terdaftar, lokakarya tentang cara memulai bisnis, dan pembiayaan mikro.
Aboitiz mengakui pentingnya perjanjian tersebut dalam upaya lebih lanjut untuk mempromosikan kewirausahaan berkelanjutan di kalangan petani pekarangan. Katanya:
"Aboitiz selalu percaya pada kemitraan. Kami dapat menyelesaikan berbagai hal dengan lebih cepat dan mencapai lebih banyak hal ketika kami bekerja sama. Dengan bekerja sama dengan mitra kami, seperti DTI, ini merupakan salah satu cara untuk memberikan kembali kepada negara dan mewujudkan tujuan kami untuk memajukan bisnis dan masyarakat... Penerima manfaat Mahalin Pagkaing Atin sekarang dapat meningkatkan permainan bisnis mereka. Mereka akan mendapatkan pelatihan dan seminar tentang cara mengembangkan bisnis mereka."
Sementara itu, Lopez mengatakan bahwa kemitraan ini sejalan dengan dorongan DTI yaitu Trabaho, Negosyo, Kabuhayan atau menyediakan lapangan kerja, bisnis, dan peluang mata pencaharian bagi masyarakat Filipina. Katanya:
"Dengan dukungan dari sektor swasta, program ini akan memberdayakan masyarakat di daerah pedesaan atau pedesaan untuk terlibat dalam lebih banyak peluang bisnis atau negosisasi di bidang peternakan."




