fbpx

Baca mengenai pemangku kepentingan, bisnis dan komunitas kami

Beranda 9 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan 9 Pilmico, DA-BAI menjauhkan ASF dari PH dengan #M3Time
#

Bagikan:

Pilmico, DA-BAI menjauhkan ASF dari PH dengan #M3Time

17 Agustus 2019

Dengan ancaman Demam Babi Afrika yang membayangi Filipina, baik organisasi publik maupun swasta mengambil langkah-langkah pencegahan untuk memastikan keselamatan dan keamanan industri babi di negara ini. 

Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam menangani ASF, Pilmico meluncurkan #M3Time, sebuah kampanye kesadaran yang berpusat pada pentingnya biosekuriti. Pada akhirnya, kampanye ini mempromosikan kesadaran diri kepada semua individu yang menyoroti peran integral mereka dalam menjaga agar penyakit seperti ASF tidak masuk ke Indonesia. 

Dalam upacara serah terima pada 16 Juli 2019 lalu, Pilmico menghibahkan 500 botol disinfektan Dualguard 20 ukuran 1L untuk footbaths yang akan ditempatkan di bandara dan pelabuhan kepada DA-BAI. Bersamaan dengan itu, informasi terkini dan rincian tentang ASF, dalam bentuk spanduk pull-up, juga diproduksi untuk ditempatkan di bandara dan pelabuhan utama untuk mendorong para pelancong agar lebih waspada terhadap pembawa virus.

Upaya Pilmico untuk memerangi KSA tidak berhenti sampai di situ. Kampanye #M3Time terus berlanjut melalui Pilmico Food, Agri, and Livelihood Expo, sebuah pameran keliling produk dan layanan Pilmico di berbagai provinsi yang dikemas dengan pelatihan, seminar, dan konsultasi gratis dengan para ahli di bidang pertanian, pembuatan kue, dan bisnis. Pada pameran tersebut, Pilmico menyoroti pesan-pesan utama dari kampanye ini yaitu: Maglinis, Magtanong, dan Manigurado, yaitu langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh individu dan petani lokal untuk mencegah masuknya ASF ke masyarakat setempat. Kampanye ini juga memungkinkan para petani lokal untuk mempraktikkan langkah-langkah biosekuriti di peternakan mereka. Pilmico memastikan hal ini dengan mengajarkan mereka cara mendisinfeksi dengan benar dan dengan memperkenalkan mereka pada daftar periksa #M3Time, satu set item yang dapat ditindaklanjuti yang dapat diikuti oleh para petani untuk memastikan bahwa peternakan mereka bersih dan yang terpenting, biosekuriti.

#M3Time dan dengan menunjukkan dukungan untuk DA-BAI hanyalah beberapa cara Pilmico tetap setia pada janjinya untuk menjadi Mitra Petani untuk Pertumbuhan; memastikan dan menjamin keamanan agribisnis babi lokal dan pada dasarnya, industri babi P200-B di negara ini.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

What is African Swine Fever (ASF) and why was it an urgent concern for the Philippines in 2019?
African Swine Fever is a highly contagious and often fatal viral disease affecting domestic and wild pigs. It has no vaccine and no treatment, and its spread across Asia in 2018 and 2019 posed a direct threat to the Philippines’ approximately PHP 200-billion hog industry. With ASF already affecting China, Vietnam, and neighboring countries, the risk of the virus entering the Philippines through travelers, imported products, or unregulated movement of animals and animal products was considered serious and time-sensitive.

What is the #M3Time campaign and what does the name stand for?
M3Time is a biosecurity awareness campaign launched by Pilmico in partnership with the Department of Agriculture Bureau of Animal Industry (DA-BAI). The M3 stands for three Tagalog action words: Maglinis (Clean), Magtanong (Ask), and Manigurado (Ensure). Together, these three steps form a practical, accessible biosecurity checklist that any individual — from travelers at airports to backyard pig farmers — can act on to reduce the risk of spreading ASF. The campaign frames biosecurity as a personal responsibility rather than a technical government obligation.

How does #M3Time align with Pilmico’s identity as a Partner for Growth to backyard farmers?
Biosecurity directly affects a backyard farmer’s most fundamental business risk: the survival of their livestock. By taking the initiative to run a national biosecurity awareness and disinfection campaign — rather than waiting for the government to act alone — Pilmico demonstrates that being a Partner for Growth means protecting the farmer’s livelihood as much as enhancing it. A farmer who loses their pigs to ASF loses their entire investment. #M3Time translates Pilmico’s partnership philosophy into practical, farm-level risk reduction.

What physical materials did Pilmico donate to DA-BAI for the campaign?
At a formal turnover ceremony on July 16, 2019, Pilmico donated 500 one-liter bottles of Dualguard 20 disinfectants specifically formulated for footbaths to the DA-BAI. These were intended for placement at airports and seaports — the primary entry points where ASF could be introduced by returning travelers. Alongside the disinfectants, Pilmico also produced informational pull-up banners with current ASF facts and biosecurity reminders for display at these high-traffic points of entry.

How did the #M3Time campaign reach backyard pig farmers beyond airports and seaports?
The campaign extended its reach through the Pilmico Food, Agri, and Livelihood Expo — a touring road show visiting different provinces that combines product demonstrations, free training, and expert consultations on farming, baking, and business. Within the expo, #M3Time was embedded as a key feature: more than 100 farms across 9 barangays in Bayawan, Negros Oriental received the #M3Time checklist, and Pilmico animal production specialists conducted on-farm visits to guide farmers through each step and award a biosecurity seal of approval to compliant farms.

Tags:

Bagikan: