fbpx

Baca mengenai pemangku kepentingan, bisnis dan komunitas kami

Beranda 9 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan 9 Dari unggas ayam hingga toko roti, para petani di Leyte menemukan mata pencaharian tambahan melalui pembuatan roti

Bagikan:

Dari unggas ayam hingga toko roti, para petani di Leyte menemukan mata pencaharian tambahan melalui pembuatan roti

7 Maret 2022

Apa yang dimulai sebagai peternakan unggas untuk Camono - Asosiasi Petani Komunitas Reformasi Agraria (CARCFA) telah berubah menjadi mata pencaharian yang lebih besar dan berkelanjutan bagi mereka. Dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan MCO News TV, sebuah media lokal di Visayas Timur, mereka menceritakan perjalanan bisnis roti mereka. 

Asosiasi mereka berawal dari peternakan unggas (ayam petelur) dan produksi sayuran sebagai mata pencaharian utama mereka. Melalui rekomendasi Departemen Reformasi Agraria (DAR), mereka menjadi penerima Bakery Livelihood Kit dari Pilmico Foods Corporation (Pilmico) dan Aboitiz Foundation, Inc (AFI). Kit tersebut berisi perlengkapan, bahan, dan peralatan yang mereka terima pada bulan Desember 2020. 

Menurut Ruth Borja, Presiden CARFCA, setelah mereka dilengkapi dengan peralatan yang lengkap, mereka langsung memulai bisnis roti. "Kami memulai usaha kami pada bulan Desember 2020 setelah pengiriman peralatan dan memulai program PILMICO-DAR... Selain usaha roti, kami juga memfokuskan diri pada usaha produksi sayuran dan peternakan unggas (produksi telur petelur)," ujarnya.

Camono - otap terlaris dari Asosiasi Petani Komunitas Reforma Agraria

Sejak saat itu, mereka telah berhasil mengelola dan mempertahankan bisnis mereka dengan Otap sebagai salah satu produk terlaris mereka. Pedro Demiterio, ahli pembuat roti di toko ini, telah membuat Otap selama 40 tahun terakhir di Bulacan dan Cebu. Dia rela membagikan keahliannya selama bertahun-tahun untuk memastikan bahwa produk mereka dibuat dengan rasa yang lezat dan harga yang terjangkau. 

"Tidak ada toko roti yang lebih baik daripada toko roti yang menjual sinabi," ujar Demiterio. 

Setelah lebih dari satu tahun beroperasi, bisnis toko roti milik asosiasi ini mampu memberikan penghasilan tambahan bagi para anggotanya. Teresita Pigtuan, seorang anggota Asosiasi Petani Camono - ARC, mengatakan bahwa meskipun ia baru saja mulai menjual produknya, toko roti tersebut telah membantu keuangan rumah tangga mereka. "Bulan Januari saja, saya menjual talipapa untuk sebulan, yang sangat membantu kami dalam pengeluaran rumah tangga." katanya. 

Ini hanyalah salah satu dari sekian banyak upaya Pilmico dalam memenuhi misi mereka untuk memberi makan umat manusia. Dengan visi memajukan bisnis dan komunitas, Pilmico teguh dan proaktif dalam menyediakan peralatan mata pencaharian, baik untuk beternak babi, peternakan unggas, atau peralatan pemula untuk membuat roti.

Bagikan: