Pusat Wanita Otoritas Pendidikan Teknis dan Pengembangan Keterampilan (TESDA Women's Center), yang dikepalai oleh Kepala Pusat Wanita TESDA, Mylene Somera, bermitra dengan Pilmico Foods Corporation (Pilmico) untuk meluncurkan roti khas terbaru mereka, "Juana Banana." Mereka menamai roti tersebut dengan nama Juana, untuk mewakili semua wanita Filipina.
Chef Carla Valencia, Manajer Layanan Teknis Tepung Pilmico, menciptakan resep "Juana Banana." Roti ini dibuat dari pisang, termasuk kulitnya dan sayuran seperti malunggay, labu, dan wortel, menjadikannya alternatif pastry yang lebih sehat. Roti ini dipanggang dengan tepung roti "Sun Moon Star" berkualitas premium dari Pilmico, diisi dengan mentega, dan diberi lapisan kue yang renyah.

Menurut Chef Carla, ia mengembangkan resep roti pisang dengan mempertimbangkan keberlanjutan. "Selama dua tahun, saya telah mencoba memasukkan kulit pisang ke dalam roti dalam beberapa demonstrasi pembuatan roti di TESDA Women's Center. Kami biasanya membuang kulit pisang, tetapi banyak orang yang menggunakannya untuk membuat kue dan keripik pisang. Untuk mengurangi limbah makanan dan membuat resep yang lebih berkelanjutan, saya juga menemukan ide untuk menggunakan kulit pisang dalam mengembangkan "Juana Banana," katanya.
Pada tanggal 8 Maret, Hari Perempuan Internasional, Cafe Juana di TESDA Women's Center menawarkan roti "Juana Banana" gratis kepada pelanggan yang mengenakan pakaian berwarna ungu. Roti ini juga akan ditambahkan ke dalam menu Cafe Juana di masa mendatang.
"Ini adalah kesempatan yang sangat baik bagi TESDA untuk belajar bagaimana melakukan inovasi-inovasi ini, menggunakan limbah makanan dan mengubahnya menjadi sesuatu yang dapat membantu menghasilkan pendapatan bagi konstituen kami. Ke depannya, kami ingin TESDA menjadi lebih inovatif dalam segala hal. Kami ingin berpikir out of the box," kata Bapak Abe Arenga, Kepala Staf TESDA.
Kemitraan yang Berkembang Sejak 2018
Pusat Perempuan TESDA memprioritaskan peserta perempuan, dengan menerapkan rasio 9:1 antara perempuan dan laki-laki di dalam kelas. Sebagai bagian dari program Inovasi Bisnis Sendok Kayu, para peserta pelatihan TESDA yang baru saja disertifikasi dibekali dengan keterampilan dan pengetahuan membuat kue dan didorong untuk terus belajar tentang kewirausahaan dan mengembangkan pola pikir bisnis mereka.
Mylene Somera mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pilmico atas kemitraan yang telah terjalin selama ini, "Kami berterima kasih kepada Pilmico dan Yayasan Aboitiz yang telah mendukung program-program TESDA Women's Center. Kami telah menjadi mitra sejak tahun 2018 ketika kami meluncurkan Pusat Pelatihan Sendok Kayu. Peluncuran ini sangat tepat waktu karena kami telah berpikir, paano magkakaroon ng kolaborasi (ang TESDA di Pilmico) dalam hal pengembangan produk dan akhirnya ada di sini. (Peluncuran ini sangat tepat waktu karena kami telah memikirkan bagaimana TESDA dan Pilmico dapat berkolaborasi lebih lanjut dalam hal pengembangan produk, dan akhirnya ada di sini)," ujarnya.
Pusat Pelatihan Sendok Kayu di TESDA Women's Center diakui oleh UNESCO-UNEVOC sebagai salah satu dari sepuluh pusat inovasi bisnis pada tahun 2019, sebagai pengakuan atas komitmennya terhadap inovasi, terutama dalam bidang kewirausahaan.




