Ronald Torres selalu bersemangat dalam belajar; ia sering mewakili sekolahnya dalam berbagai kompetisi dan bahkan lulus sebagai juara kelas.
Sebagai seorang perpisahan di Sekolah Menengah Atas, para gurunya melihat potensi besar dalam dirinya dan mendorong Ronald untuk mengajukan permohonan beasiswa Aboitiz Foundation. Kantor Aboitiz yang paling dekat dengannya saat itu adalah kantor Pilmico di Capas, Tarlac.
Tanpa ia sadari, perusahaan ini adalah perusahaan yang sama dengan kompetisi yang ia ikuti beberapa tahun yang lalu saat masih bernama "Farmer's Edge." Ronald berterima kasih kepada takdir yang telah memainkan peran penting dalam membentuk kariernya.
Ia menikmati beasiswa penuh dari Aboitiz Foundation selama 5 tahun di Tarlac State University, di mana dia mengambil gelar Bachelor of Science di bidang Teknik Mesin.
Lebih dari sekadar dukungan finansial, pengalaman untuk dapat mengambil bagian dalam berbagai program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) seperti 'C' dan acara-acara perusahaan adalah hal yang paling ia hargai. Kegiatan-kegiatan inilah yang membawanya menemukan mentor di Pilmico, bahkan saat ia masih muda, yang membimbing dan mendorongnya hingga ia mulai bekerja.
Dia juga magang di Departemen Teknik (sebelumnya Departemen Pemeliharaan Pusat) di Tarlac Feedmill milik Pilmico, di mana ia mendapatkan pengalaman langsung dalam mengoperasikan dan memperbaiki mesin.
Ronald berbagi pengalaman yang paling berkesan selama magang. "Selama on-the-job training (OJT), saya mendapatkan banyak pengetahuan tentang dunia pertambangan. Dari sisi teknis, saya merasa kesulitan pada awalnya. Namun berkat bimbingan para insinyur (Pilmico), saya bisa mendapatkan banyak pengetahuan dan pengalaman," katanya.
Setelah berhasil lulus ujian, Ronald berniat untuk bekerja di Pilmico. Ia merasakan rasa terima kasih yang mendalam terhadap perusahaan, yang telah mendukungnya selama masa kuliahnya, meskipun tidak ada kontrak yang mengikatnya dengan perusahaan.
Ia bercerita bahwa ia pernah merasa putus asa ketika tidak mendapat kabar dari Pilmico beberapa bulan setelah melamar dan mengira bahwa ia tidak akan bisa bergabung dengan perusahaan tersebut. Itu pasti sudah menjadi takdir, kata Ronald, karena panggilan yang ditunggu-tunggu itu datang tanpa diduga. Meskipun ada tawaran dari perusahaan lain, pilihannya sederhana baginya, yaitu memilih Pilmico.
Sudah lebih dari enam tahun sejak Ronald bergabung dengan perusahaan. Dia telah memiliki berbagai peran, mulai dari Teknisi Pakan hingga Spesialis Pemeliharaan Pakan, yang semuanya memberinya pelajaran berharga dalam karier dan kehidupan pribadinya.
Ronald percaya bahwa nilai-nilai tanggung jawab dan kepemimpinan adalah beberapa pelajaran yang paling penting yang ia pelajari. "Sebagai seorang karyawan, perbedaan utamanya adalah "Tanggung Jawab". Di OJT, tanggung jawab yang besar lebih kepada pengamat, sedangkan di perusahaan, karyawan hanya bertanggung jawab atas hasil kerja dan tanggung jawab di lapangan. Anda dapat menggunakan peralatan yang ada, atau memecahkan masalah. Keterampilan kepemimpinan yang baik akan memberi Anda kesempatan untuk menangani masalah," ujarnya.
(Ketika Anda menjadi karyawan, perbedaan utamanya adalah 'tanggung jawab'. Selama OJT, Anda tidak memiliki banyak tanggung jawab karena Anda berada di sana untuk mengamati, sedangkan ketika Anda menjadi karyawan, Anda akan memiliki hasil kerja dan tanggung jawab di dalam fasilitas. Jika ada peralatan yang rusak, Anda harus memecahkan masalahnya. Kemampuan kepemimpinan saya juga telah terbentuk sejak saya mendapat kesempatan untuk menangani orang-orang saya).
Dia juga berterima kasih kepada pemimpin timnya yang dengan sukarela mengajarinya keterampilan dan pengetahuan yang berharga yang terus dia lakukan hingga hari ini. "Sejak awal saya bekerja, ketua tim saya adalah Sir Michael Cayabyab, dia adalah mentor saya di kantor. Sejak awal sebagai lulusan baru, saya memiliki ide untuk membuat sebuah karya, saya juga memiliki mentor yang sama. Hindi niya pinagdadamot 'yung pengetahuan dan pengalaman niya sa planta. Gaya kepemimpinannya mirip dengan saya, yaitu menumbuhkan rasa hormat dan menghargai kerja kerasnya," kata Ronald.
(Sejak saya mulai bekerja, Sir Michael Cayabyab telah menjadi pemimpin tim dan mentor saya di feedmill. Sejak awal, sebagai lulusan baru tanpa mengetahui apa yang saya lakukan, beliau telah menjadi pembimbing saya. Dia dengan sukarela berbagi pengetahuan dan pengalamannya di fasilitas ini. Gaya kepemimpinannya juga cocok dengan saya; semakin kerja keras saya dihargai, semakin saya berkembang).
Terlepas dari tantangan yang ia hadapi baik dalam studi maupun di tempat kerja, ia bertekad untuk bertahan dan pada akhirnya berhasil dalam hidup. Dia berubah dari seorang sarjana yang berdedikasi menjadi seorang insinyur yang rajin, yang sekarang mampu mendukung orang-orang yang dicintainya. Ronald menyampaikan rasa terima kasihnya yang sebesar-besarnya kepada perusahaan yang telah mendukungnya selama ini. "Terima kasih atas kesempatan yang diberikan, terutama sejak awal - dari pelajar, OJT, hingga menjadi karyawan. Saya berharap dapat menghabiskan lebih banyak waktu di Pilmico dan berbagi pengetahuan dan keahlian saya. Orang tua saya adalah orang tua yang paling berharga bagi saya, dan saya sangat berterima kasih kepada mereka."
(Terima kasih atas kesempatan yang telah Anda berikan kepada saya, terutama sejak awal, dari saat saya masih berstatus sebagai mahasiswa, OJT, hingga menjadi karyawan. Saya berharap dapat menghabiskan lebih banyak waktu di Pilmico dan berbagi pengetahuan dan keahlian saya. Saya tidak akan bisa membantu orang tua saya dan mencapai kondisi kehidupan seperti ini jika bukan karena Anda).




